| Binjai / Tuntasposttv.com |
Sejak AKBP Mirzal Maulana menjabat sebagai Kapolres Binjai dugaan tempat judi semakin merajalela di Wilayah Hukum Polres Binjai. Permainan tembak ikan yang berada di Depan Klenteng di Jalan Ade Irma Suryani diduga dijaga Oknum TNI dari AD dan Oknum Marinir.
Oknum - oknum Aparat tersebut sering terlihat di dalam lokasi judi tersebut berkeliaran untuk menjaga marwah tempat judi tersebut bukan menjaga marwah Negara. Salah satunya adalah Hendra, oknum yang mengaku dari Marinir Berandan tersebut sering terlihat di lokasi judi tersebut dengan pakaian santai.
Saat Wartawan menanyakan prihal tempat judi tersebut (Judi tembak ikan di Jalan Ade Irma depan Klenteng China) ke Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana melalui whatsapp, tampak Kapolres Binjai tidak menanggapi pertanyaan yang dilontarkan Wartawan ke Beliau.
Anehnya lagi,tiba - tiba wartawan mendapatkan pesan whatsapp dari seseorang yang mengaku bernama Hendra Brandan. Dalam pesan whatsapp yang diterima wartawan tersebut tampak pesan whatsapp yang sebelumnya disampaikan ke Kapolres Binjai malah diteruskan oleh dugaan oknum Marinir Brandan tersebut.
Dugaan kuat adanya hubungan kekerabatan antara oknum Marinir Brandan bernama Hendra tersebut dengan Kapolres Binjai membuat wartawan semakin heran.
"Kok bisa ya whatsapp konfirmasi saya ke Kapolres Binjai sampai ke oknum Marinir Brandan tersebut ya dan lucu nya kok malah WA nya Kapolres tersebut antara saya dan Pak Kapolres malah diteruskan ke whatsapp saya. Saya jadi bertanya-tanya ada apa hubungannya antara Kapolres Binjai dengan Penjaga Tempat Judi Tersebut, "ujar Wartawan yang merasa heran dengan adanya pesan whatsapp nya ke Kapolres Binjai bisa sampai ke Whatsapp penjaga Mesin Judi tersebut.
Saat wartawan membuka pesan whatsapp dari orang yang bernama Hendra Brandan tersebut dengan disertai pesan whatsapp Kapolres Binjai yang diteruskan ke saya dan juga penuh dengan nada ancaman dan caci maki dan hinaan.
"Saat aku buka whatsapp nya bang, ngeri kali aku rasa bang bahasanya penuh dengan caci maki dan ancaman juga hinaan bang, "ujar wartawan tersebut.
Yang tidak habis pikir wartawan tersebut adalah dengan munculnya pesan whatsapp yang di konfirmasi ke Kapolres Binjai bisa sampai ke Penjaga Mesin Judi tersebut.
" Aneh aku rasa bang, kok bisa pesan whatsapp ku sampai ke penjaga mesin judi itu bang dan ketahuan nya saat si Hendra ini menerus kan pesan ku ke Kapolres Binjai dan diteruskan ke aku bang, "ujar wartawan tersebut dengan penuh curiga.
Saat wartawan mengkonfirmasi terkait Perjudian tembak ikan ikan di jalan Ade Irma Suryani pesan whatsapp tersebut, Kapolres Binjai memilih Bungkam.
" Yang aku heran lagi bang, malah nantang dia katanya sampai Mabes TNI dan ke Presiden pun kau sampaikan aku gak takut katanya bang, "ujar wartawan tersebut dengan penuh heran betapa hebat nya si Hendra tersebut.
Warga Binjai sendiri sudah maklum dengan tempat judi tersebut karena selain sudah bukan rahasia umum lagi disebut - sebut tempat tersebut pemilik nya Mafia dari Etnis Tionghoa yang tak tergoyahkan...
Tim Tuntaspostv Mengabarkan dari Medan


