![]() |
| Diduga Jadi Gudang Penimbunan Solar Subsidi, Warga Tanjung Mulia Minta Mabes Polri Turun Tangan? Karena Belum Ada tindakan dari Kapolda |
Medan/Tuntasposttv.com
Keresahan menyelimuti warga kawasan Tanjung Mulia, Kota Medan. Sebuah gudang yang berada di sekitar kawasan Kayu Putih diduga dijadikan lokasi penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, solar subsidi yang diduga ditimbun di gudang tersebut diduga berasal dari praktik langsiran atau penyimpangan distribusi BBM subsidi dari sejumlah SPBU di wilayah Medan, Tanjung Morawa, dan Kabupaten Deli Serdang.
Keberadaan gudang tersebut disebut telah lama menjadi sorotan warga. Selain aktivitasnya yang dinilai mencurigakan, gudang itu juga selalu dalam kondisi tertutup rapat sehingga memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.
Warga mengaku semakin khawatir karena lokasi gudang berada di lingkungan yang cukup padat penduduk. Mereka menilai, apabila benar di dalam gudang tersebut terdapat penyimpanan BBM dalam jumlah besar, potensi bahaya kebakaran dapat mengancam keselamatan masyarakat sekitar.
"Gudang itu sangat meresahkan. Apalagi kalau sampai terjadi kebakaran, dampaknya bisa fatal bagi kami yang tinggal di sekitar sini," ujar salah seorang warga, kamis (2/7/2026).
Menurut warga, aktivitas di gudang tersebut telah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk memastikan legalitas maupun aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan penimbunan solar subsidi itu. Mereka juga meminta Mabes Polri turun langsung ke lokasi guna memastikan ada atau tidaknya praktik penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan negara dan masyarakat.
Warga menegaskan, apabila dugaan tersebut terbukti benar, mereka berharap para pihak yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar distribusi BBM subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak, bukan disalahgunakan untuk kepentingan tertentu.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak yang mengelola gudang terkait dugaan tersebut...
Tuntaspostv Mengabarkan dari Medan


