![]() |
| Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana Bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Melakukan kunjungan kemanusiaan korban begal |
Binjai/Tuntasposttv.com
Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai melakukan kunjungan kemanusiaan kepada para korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal di Kota Binjai, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi, S.H., S.Sos., M.Kn yang mewakili Wali Kota Binjai Amir Hamzah sebagai bentuk sinergitas antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam memberikan perhatian terhadap keselamatan masyarakat.
Kunjungan pertama dilakukan ke kediaman korban bernama Dini Ulva Mayori di Gang Wakaf, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Rumah Sakit Djoelham Binjai untuk menjenguk korban lainnya, Yudha Ramadhan, warga Jalan Sei Wampu Lingkungan VII, Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, yang masih menjalani perawatan medis akibat aksi kekerasan jalanan tersebut.
Dalam suasana penuh empati dan kepedulian, Kapolres Binjai berdialog langsung dengan korban serta pihak keluarga guna memastikan kondisi psikologis dan kesehatan para korban tetap mendapatkan perhatian. Kehadiran aparat kepolisian dan pemerintah daerah dinilai bukan sekadar bentuk formalitas institusi, melainkan wujud tanggung jawab moral negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
AKBP Mirzal Maulana menyampaikan bahwa Polres Binjai berkomitmen penuh mengawal proses hukum secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga, khususnya generasi muda, merupakan bagian penting dari stabilitas sosial yang harus dijaga bersama.
“Kami hadir untuk memastikan para korban mendapatkan dukungan moril dan rasa keadilan. Peristiwa ini menjadi perhatian serius kami, dan proses pengungkapan kasus akan dilakukan secara maksimal sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kapolres Binjai.
Selain memberikan dukungan moril, Polres Binjai juga menyerahkan bantuan tali asih kepada korban sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Pihak kepolisian turut memastikan adanya pendampingan psikologis, bantuan proses hukum, serta dukungan keamanan selama masa pemulihan korban berlangsung.
Dalam wawancara langsung bersama awak media, Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi, S.H., S.Sos., M.Kn menyampaikan respons positif dan rasa prihatin mendalam terhadap kondisi para korban, khususnya Dini Ulva Mayori yang diketahui berprofesi sebagai konten kreator wedding serta Yudha Ramadhan yang masih menjalani perawatan medis akibat luka yang dialaminya.
Ia menilai peristiwa tersebut menjadi perhatian serius seluruh pihak karena menyangkut keamanan masyarakat dan masa depan generasi muda produktif di Kota Binjai.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Wakil Wali Kota Binjai turut memberikan bantuan berupa satu unit telepon genggam (HP) kepada korban agar dapat digunakan untuk mempermudah komunikasi, termasuk menghubungi pihak kepolisian apabila sewaktu-waktu membutuhkan bantuan ataupun mengalami situasi darurat terkait keamanan.
“Kami berharap para korban tetap kuat dan tidak kehilangan semangat untuk melanjutkan aktivitas dan kehidupan mereka. Pemerintah Kota Binjai bersama kepolisian akan terus hadir memberikan dukungan moril maupun bantuan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Hasanul Jihadi.
Adapun saat ditemui awak media di Rumah Sakit Djoelham Binjai, Yudha Ramadhan turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian, apresiasi, dan dukungan moril yang diberikan kepadanya. Ia mengaku kunjungan langsung Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana bersama Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi menjadi suntikan semangat bagi dirinya untuk menjalani proses pemulihan.
“Terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada saya. Kehadiran bapak Kapolres dan bapak Wakil Wali Kota Binjai memberikan semangat, sportivitas, dan motivasi agar saya bisa cepat pulih dan kembali bersekolah setelah masa penyembuhan selesai,” ujar Yudha Ramadhan.
Sementara itu, Dini Ulva Mayori juga berharap permasalahan tindak kriminalitas jalanan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan ditangani secara serius demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Menurutnya, keamanan lingkungan menjadi kebutuhan utama masyarakat yang setiap hari harus bekerja hingga larut malam demi memenuhi kebutuhan keluarga.
“Semoga persoalan ini cepat ditanggapi dan ditangani dengan serius. Banyak masyarakat mencari nafkah sampai malam hari. Kalau kondisi keamanan saja masih belum kondusif, bagaimana masyarakat bisa bekerja dengan tenang untuk membiayai keluarga di rumah,” ungkap Ulva.
Kapolres Binjai juga menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus guna mempercepat pengungkapan pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas institusi penegak hukum.
“Kami tidak ingin masyarakat hidup dalam rasa takut akibat aksi kriminalitas jalanan. Karena itu, seluruh jajaran bergerak maksimal untuk memburu pelaku dan memastikan penegakan hukum berjalan tegas, terukur, dan profesional,” tegas AKBP Mirzal Maulana.
Pihak keluarga korban menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat yang diberikan Polres Binjai serta Pemerintah Kota Binjai. Mereka berharap para pelaku segera ditangkap agar masyarakat kembali merasa aman dalam beraktivitas.
Kapolres Binjai juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi tindak kejahatan melalui layanan hotline Polres Binjai di nomor 110. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sebagai bagian dari upaya kolektif menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Kegiatan kunjungan tersebut menjadi refleksi bahwa kehadiran Polri tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelaku kejahatan, tetapi juga pada perlindungan, pendampingan, dan pemulihan korban sebagai bagian dari pelayanan humanis kepada masyarakat..
Tuntaspostv Mengabarkan dari Medan


